PEMBUKAAN RUTINAN PKPT IPNU-IPPNU UIN MALANG

0
248
IMG20180901203930

Sabtu, 1 September 2018

Kami telah kembali. Melangkahkan kaki menuju tempat mengabdi. Mempersiapkan hati. Menegakkan diri. Perkara hasil urusan nanti. Tidak ada kata berhenti. Detik ini, tekad kami menyala api. Kami siap hidup maupun mati. Jiwa kami, raga kami. Milik utuh NKRI. 

Malam ini, bertepatan malam minggu, malam yang bagi sebagian besar muda mudi menikmatinya dengan banyak kegiatan diluar ruangan. Memanfaatkan weekend versi mereka dangan cara berbeda. 

Begitu juga PKPT kami. Tepat malam ini dilaksanakan acara pembukaan kegiatan rutinan PKPT IPNU-IPPNU UIN. Dihadiri oleh segenap rekan/ita ipnu-ippnu, alumni, dan pembina PKPT (Ust. Nur Qomari).

Acara diawali dengan pembacaan al fatihah, diiringi lantunan shalawat kepada baginda nabi. Dilanjutkan sambutan oleh rekan Alif Saida selaku ketua IPNU. Ada petikan kalimat yang saya ambil.

” Jangan minder bergerak di kampus besar ini “

Jangan ada kata malu untuk melakukan perubahan, pergerakan  menuju tujuan yang maslahah. Melestarikan amaliyah dari guru-guru besar kita. Kalau bukan kita lalu siapa lagi.

Juga sambutan sekaligus mauidzah oleh Ustadz Nur Qomari selaku pembina PKPT UIN Malang. Beliau berkata,

“افضل الاعمال ادوامها و ان قل”

Amalan yg paling utama adalah amalan yg rutin kita kerjakan, meskipun sedikit. Sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan, jika terus menerus dipertahankan maka yang kecil akan menjadi bukit. 

Ada tiga poin penting, dalam berorganisasi:

1.  Selalu bangga menjadi bagian dari organisasi IPNU-IPPNU
2 . Selalu berjuang mempertahankan ajaran/tradisi ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah
3. Berjuang bersama

Tidak ada organisasi yang hidup sendiri. Berdiri sendiri. Disini kita dituntut untuk saling berkaitan dengan orang lain, hidup dengan yang lain. Di organisasi inilah kita diajarkan untuk menjadi manusia sosial yang tidak lagi mementingan diri sendiri tetapi memperkuat diri saling bergantung, saling melengkapi.

Kemudian, pembukaan rutinan dilanjutkan  pengesahan secara simbolik yaitu potong tumpeng, oleh Ust. Nur Qomari bersama rekan Alif. Di penghujung acara, ditutup dengan syukuran-makan malam bersama. Berbaris melingkar sembari memupuk kebersamaan. Semoga malam ini adalah awal kebangkitan semangat para pemuda untuk terus pelanjutkan estafet perjuangan ulama terdahulu. Mulai dari hal kecil seperti ini.

Barakallahu lakum.

Salam 3B, Belajar, Berjuang, Bertaqwa.

Oleh: Amila Khoiriyah

Beri Komentar dan saran anda, karena itu berarti bagi kami

Silahkan beri komentar
Tulis Namamu disini