MAKESTA Gelombang II PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang

0
152
photo_2018-09-30_21-23-01

MAKESTA 2018 !!!

‘Aliman … Nafi’an … Allahu Akbar

Siapa Kita? NU

NKRI? Harga Mati

Indonesia? Jaya

Ahad (30/9), Acara Makesta 2018 Gelombang II yang diikuti oleh PFPT Humaniora dan PFPT Skopi telah usai.

Mulai sabtu, tanggal 29-30 September 2018, Makesta gelombang II memadati SMA Surya Buana. Mengusung tema ” Meneguhkan Peran IPNU-IPPNU dalam Merevitalisasi Islam Nusantara “

Sebelum berada di lokasi, pagi-pagi mereka dikumpulkan di Masjid At-Tarbiyah untuk checklist peserta. Sie keamanan yang bertugas terlihat sangat antusias dan raut semangat peserta yang tidak sabar ingin meneguk pengetahuan ke ipnu-ippnuan dari Makesta ini.

Menuju ke TKP semua peserta dan pendamping berjalan beriringan, menikmati suasana sejuk pagi membelai senyum merekah yang tertebar.

Ada 10 kelompok yang dibagi berdasarkan nama-nama tokoh-tokoh NU, seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Abdurrahman Wahid, KH. As’ad Syamsul Arifin dan tokoh masyhur lainnya. Penamaan itu bukan tanpa tujuan, yang tak lain adalah pengenalan secara tidak langsung bagi calon anggota.

Seharian penuh peserta akan ditempa dan digodok dengan lima materi sekaligus yang berkaitan dengan Keaswajaan yang di pandu oleh Shidiq Nugroho, ke-ipnuippnuan di pandu oleh Anang Ma’ruf, keorganisasian di pandu oleh Ainin Nadhifa, kepemimpinan yang dipandu oleh Hikam Hulwanullah, dan yang terakhir pemutaran film dokumenter yang dipandu oleh rekan Maftuhul Fahmi. Tidak ada sekata pun yang luput dari perhatian peserta. Apalagi ketika nobar film dokumenter, tidak sedikit dari peserta menitikkan air mata haru. Mengenang jasa-jasa para pejuang NU.

Serangkaian acara menghiasi malam minggu yang cerah. Dini hari peserta melakukan baiat anggota dan renungan, disusul dengan sholat shubuh berjamaah.

Acara ahad pagi diawali dengan senam sehat yang di handle oleh rekan-rekanita panitia. Ada game-game seru yang menanti peserta. Membuat semangat berkompetisi terpacu diiringi dengan gelak tawa renyah dari mereka. Setelah itu bersih diri,  dilanjut foto KTA, pemilihan kandidat ketua angkatan, closing sekaligus penyerahan hadiah untuk nominasi-nominasi terpilih, dan sayonara.

Dari sekian peluh yang menetes dari seperdetik waktu, tiada yang lebih berharga dibandingkan niat yang tulus mengabdi kepada NU

Sebagai penutup,

” NU lahir dari tangan-tangan ulama yang cinta tanah air, maka membela tanah air hukumnya fardlu ain, yang berniat menghancurkan tanah air maka halal pula darahnya “

Selamat atas terlantiknya peserta Makesta sebagai anggota PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang. Semoga menjadi awal menjemput barokah dari para ulama. Tetap istiqomah.

Salam Belajar, Berjuang dan Bertaqwa.

Oleh: Amila Khoiriyah

Beri Komentar dan saran anda, karena itu berarti bagi kami

Silahkan beri komentar
Tulis Namamu disini