DUKA DIPENGHUJUNG BULAN

0
55
photo_2018-10-15_19-46-12

(Puisi)

Wahai semesta raya ku

Kenapa kau tega memberontak

Ketika garis cinta menggertak

Tanah subur mu menggeliat

Semesta pun terguncang dahsyat

Seketika kaki-kaki mungil tercekat

 

Kau kirim pesan dari dasar laut

Kepada semua insan pendambah tuhan

Seketika itu pula

Kau muntahkan air kehidupan ke daratan

Ketika ia yang lemah tak mampu bertahan

Air mata dan raganya

Sekejap menyatu dengan tanah

 

Alunan tangisan serupa nyanyian

Raganya hilang bergelimpangan

Berselimutkan puing-puing bangunan

Berteman malam tak berawan

Dan jasad-jasad yang berserakan

 

Sedikit banyak yang bertahan

Menahan kantuk dan lapar dipos pengungsian

Mengharap sesuap nasi dan sehelai kain

Dari uluran tangan sang dermawan

 

Hati kecilnya resah dan gelisah

Meski raganya ingin melapas lelah

Namun bencana membuatnya berdoa

Kepada sang maha cipta

 

Tlogomas, 1 Oktober 2018

Muhammad Hasan Ma’ruf

Beri Komentar dan saran anda, karena itu berarti bagi kami

Silahkan beri komentar
Tulis Namamu disini