Cinta, Bela NKRI ajaran Nabi

0
109
7412e-original
https://goo.gl/images/aU4rpc

Oleh: Elisa Nur Hidayah

QS. Al-Baqarah ( 2:144) :

قَدۡ نَرٰی تَقَلُّبَ وَجۡہِکَ فِی السَّمَآءِ ۚ فَلَنُوَلِّیَنَّکَ قِبۡلَۃً تَرۡضٰہَا ۪ فَوَلِّ وَجۡہَکَ شَطۡرَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَرَامِ ؕ وَ حَیۡثُ مَا کُنۡتُمۡ فَوَلُّوۡا وُجُوۡہَکُمۡ شَطۡرَہٗ ؕ وَ اِنَّ الَّذِیۡنَ اُوۡتُوا الۡکِتٰبَ لَیَعۡلَمُوۡنَ اَنَّہُ الۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّہِمۡ ؕ وَ مَا اللّٰہُ بِغَافِلٍ عَمَّا یَعۡمَلُوۡنَ – البقرة؛١٤٤

Itulah bukti yang secara kuat dapat membantah pernyataan mereka yang selalu dengan menggebu gebu menyatakan bahwa mencintai negara haram hukumnya, membela negara tiada dalil baginya. Padahal sebaliknya.
Alquran telah dengan jelas menunjukkan bahwa cinta negara terdapat perintah di dalamnya. Berawal dari perpindahan kiblat dari ka’bah ke baitul maqdis lalu kembali lagi ke ka’bah. Perpindahan kiblat dari baitul maqdis ke ka’bah dilatarbelakangi oleh nabi Muhammad yang saat itu begitu menginginkan kiblat di hadapkan kembali ke ka’bah karena beliau merasa memiliki makkah, cinta akan tanah kelahirannya itu, dimana beliau tumbuh dengan kasih sayang dari orang-orang terkasihnya. Karena begitu kuatnya keinginan nabi tersebut, beliau selalu berdoa, menengadah ke langit berharap Allah menurunkan Wahyu yang berisikan perintah dikembalikannya kiblat ke Makkah. Tiadapun Allah bisa memalingkan keinginan dari kekasihnya itu, akhirnya Wahyu turun setelah baitul maqdis ditetapkan sebagai arah kiblat selama kurang lebih 16 bulan. Setelah menerima wahyu tersebut betapa bahagianya baginda Nabi Muhammad tak lain karena arah kiblat benar benar telah dikembalikan ke makkah mukarromah, tanah kelahiran sang nabi.
Dikisahkan juga bahwa nabi ketika hendak berhijrah, beliau seringkali merasa berat hati meninggalkan kota yang begitu beliau cintai itu.
Dari situ tiada celah lagi bagi mereka, sekelompok golongan yang selalu menyisipkan pendapat nya bahwa cinta negara, membela negara keluar dari ajaran Allah. Betapa sempitnya pemikiran mereka, mereka telah dibutakan oleh sisi gelap yang menjadi bagian dari mereka. Sampai sampai ayat alquran mereka abaikan. Kalam takbir mereka jadikan api untuk membakar semangat jihad demi agama dengan tanpa berpikir panjang cinta negara mereka haramkan.
Dari situ menyeimbangkan antara membela agama juga negara menjadi solusi terbaik. Wallaahu a’lam. Semoga-lah kita bisa mengambil hikmah indah dari semua yang telah diajarkan nabi. Dan kita termasuk orang yang senantiasa mendapat ridho-Nya, serta syafa’atnya kelak. Aamiin

Semoga bermanfaat😊

Beri Komentar dan saran anda, karena itu berarti bagi kami

Silahkan beri komentar
Tulis Namamu disini